Senin, 14 September 2015

TUGASS KONTEN 15 sep 2015 penjelasan mengenai URL, HTTP, FTP, UDP, POP3, SMTP, PROXY, ROUTER, BRIDGE, ACCESS POINT, FIBER OPTIC, MODEM, CODEC

Pengertian URL
URL atau Uniform Resource Locator adalah serangkaian karakter (seperti huruf, angka, maupun simbol) menurut format standar yang telah ditetapkan, yang digunakan untuk menunjukkan alamat (address) suatu sumber yang ada seperti file dan dokumen pada Internet.
URL pertama kali diciptakan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991 (sama dengan tahun munculnya GNU/Linux buatan Linus Torvalds :) ) untuk memudahkan pengguna/user WWW atau World Wide Web buatannya ke pranala/Link yang dituju.

Pengertian HTTP
Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan Inggris, Tim Berners-Lee. Hingga kini, ada dua versi mayor dari protokol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1 yang dapat menggunakan koneksi yang sama untuk melakukan transaksi. Dengan demikian, HTTP/1.1 bisa lebih cepat karena memang tidak usah membuang waktu untuk pembuatan koneksi berulang-ulang.
Pengembangan standar HTTP telah dilaksanakan oleh Konsorsium World Wide Web (World Wide Web Consortium/W3C) dan juga Internet Engineering Task Force (IETF), yang berujung pada publikasi beberapa dokumen Request for Comments (RFC), dan yang paling banyak dirujuk adalah RFC 2616 (yang dipublikasikan pada bulan Juni 1999), yang mendefinisikan HTTP/1.1.
Dukungan untuk HTTP/1.1 yang belum disahkan, yang pada waktu itu RFC 2068, secara cepat diadopsi oleh banyak pengembang penjelajah Web pada tahun 1996 awal. Hingga Maret 1996, HTTP/1.1 yang belum disahkan itu didukung oleh Netscape 2.0, Netscape Navigator Gold 2.01, Mosaic 2.7, Lynx 2.5, dan dalam Microsoft Internet Explorer 3.0. Adopsi yang dilakukan oleh pengguna akhir penjelajah Web pun juga cepat. Pada bulan Maret 2006, salah satu perusahaan Web hosting melaporkan bahwa lebih dari 40% dari penjelajah Web yang digunakan di Internet adalah penjelajah Web yang mendukung HTTP/1.1. [1]Perusahaan yang sama juga melaporkan bahwa hingga Juni 1996, 65% dari semua penjelajah yang mengakses serverserver mereka merupakan penjelajah Web yang mendukung HTTP/1.1. Standar HTTP/1.1 yang didefinisikan dalam RFC 2068 secara resmi dirilis pada bulan Januari 1997. Peningkatan dan pembaruan terhadap standar HTTP/1.1 dirilis dengan dokumen RFC 2616 pada bulan Juni 1999.
HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara klien dan server. Sebuah klien HTTP (seperti web browser atau robot dan lain sebagainya), biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan ke port tertentu di sebuah server Webhosting tertentu (biasanya port 80). Klien yang mengirimkan permintaan HTTP juga dikenal dengan user agent. Server yang meresponsnya, yang menyimpan sumber daya seperti berkas HTML dan gambar, dikenal juga sebagai origin server. Di antara user agent dan juga origin server, bisa saja ada penghubung, seperti halnya proxy, gateway, dan juga tunnel.
HTTP tidaklah terbatas untuk penggunaan dengan TCP/IP, meskipun HTTP merupakan salah satu protokol aplikasi TCP/IP paling populer melalui Internet. Memang HTTP dapat diimplementasikan di atas protokol yang lain di atas Internet atau di atas jaringan lainnya. seperti disebutkan dalam “implemented on top of any other protocol on the Internet, or on other networks.”, tapi HTTP membutuhkan sebuah protokol lapisan transport yang dapat diandalkan. Protokol lainnya yang menyediakan layanan dan jaminan seperti itu juga dapat digunakan..”[2]
Sumber daya yang hendak diakses dengan menggunakan HTTP diidentifikasi dengan menggunakan Uniform Resource Identifier (URI), atau lebih khusus melalui Uniform Resource Locator (URL), menggunakan skema URI http: atau https:.
Sesuai dengan perkembangan infrastruktur internet maka pada tahun 1999 dikeluarkan HTTP versi 1.1 untuk mengakomodasi proxy, cache dan koneksi yang persisten.

Penjelasan FTP


File Transfer Protocol
UDP adalah kependekan dari User Datagram Protocol metupakan bagian dari internet protocol. Dengan UDP, aplikasi komputer dapat mengirimkan pesan kepada komputer lain dalam jaringan lain tanpa melakukan komunikasi awal.
Post Office Protocol version 3 (POP3) adalah sebuah protokol mail standar yang digunakan untuk menerima email dari server jauh ke klien email lokal. POP3 memungkinkan Anda untuk men-download pesan email pada komputer lokal Anda dan membacanya bahkan ketika Anda sedang offline.
Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) adalah protokol standar untuk pengiriman email di Internet. SMTP menggunakan TCP port 25 atau 2525 dan kadang-kadang Anda dapat memiliki masalah untuk mengirim pesan Anda jika ISP Anda telah menutup port 25 .
Access Point adalah adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menyambungkan alat-alat wireless ke sebuah jaringan berkabel (wired network) menggunakan wifi, bluetooth dan sejenisnya. Wireless Access Point digunakan untuk membuat jaringan WLAN (Wireless Local Area Network) ataupun untuk memperbesar cakupan jaringan wifi yang sudah ada (menggunakan mode bridge).
Pengertian FIBER OPTIC
Fiber Optic adalah sebuah teknologi kabel yang menggunakan benang (serat) atau (plastik) mengirimkan data. Kabel fiber optic terdiri dari seikat benang kaca,yang masing-masing mampu mentransmisi pesan modulasi ke gelombang cahaya.serat kaca biasanya memiliki diameter 120 mikrometer dengan yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain hingga jarak 50km tanpa menggunakan repeater.sinyal-sinyal gelombang dapat berupa pengkodean komunikasi suara/data komputer.


FTP (singkatan dari File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.
FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus transfer antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.
Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.

FTP menggunakan protokol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga di antara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan “mendengarkan” percobaan koneksi dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port) untuk (1) membuat sebuah koneksi antara klien dan server, (2) untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga (3) mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCP nomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mentransfer data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan.

FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan username dan password yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguna terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses, men-download, dan meng-upload berkas-berkas yang ia kehendaki. Umumnya, para pengguna terdaftar memiliki akses penuh terhadap beberapa direktori, sehingga mereka dapat membuat berkas, membuat direktori, dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode anonymous login, yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous dan password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail.

Penjelasan UDP

UDP melakukan komunikasi secara sederhana dengan mekanisme yang sangat minimal. Ada proses checksum untuk menjaga integritas data. UDP digunakan untuk komunikasi yang sederhana seperti query DNS (Domain Name System),  NTP (Network Time Protocol)  DHCP (Dinamic Host Configuration Protocol), dan RIP   (Routing Information Protocol).
Pada query DNS, komputer meminta informasi suatu data dari suatu domain kepada DNS server. Data ini mungkin alamat web server, alamat mail server dan data-data yang lain terkait domain. DNS server akan membalas dengan memberikan informasi yang diinginkan client
Pada NTP, client meminta informasi waktu kepada NTP server. NTP server akan membalas waktu pada saat itu. Dengan demikian maka client akan memiliki system waktu yang akurat.
Pada DHCP, client akan menghubungi DHCP server untuk meminta alamat IP untuk dia pakai sendiri. DHCP server akan memberikan informasi alamat IP supaya digunakan oleh client tersebut.
Pada RIP, server RIP akan melakukan broadcast informasi routing kepada router-router yang lain.

UDP juga cocok untuk pengiriman informasi yang lebih menekankan kecepatan daripada kehandalan. Contoh aplikasi ini adalah audio streaming dan video streaming.

Penjelasan pop3


Penjelasan SMTP


Penjelasan PROXY


Proxy adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari Internet atau intranet.Proxy Server bertindak sebagai gateway terhadap dunia Internet untuk setiap komputer klien. Web server yang menerima request dari proxy server akan menginterpretasikan request-request tersebut seolah-olah request itu datang secara langsung dari komputer klien, bukan dari proxy server. Proxy server juga dapat digunakan untuk mengamankan jaringan pribadi yang dihubungkan ke sebuah jaringan publik. Proxy server memiliki lebih banyak fungsi daripada router yang memiliki fitur packet filtering karena memang proxy server beroperasi pada level yang lebih tinggi dan memiliki kontrol yang lebih menyeluruh terhadap akses jaringan.

Source: http://zopran.blogspot.com/2012/04/pengertian-proxy-dan-cara.html
 Proxy adalah server (sistem komputer atau aplikasi) yang bertindak sebagai perantara permintaan dari klien (pengguna) yang mencari sumber daya dari server lain. Maksudnya, jika klien sudah terhubung pada server proxy maka pengguna akan meminta beberapa layanan seperti koneksi internet, file, konten web, dan sumber daya lainnya yang tersedia dari server yang berbeda dan server proxy mengevaluasi permintaan sebagai cara untuk menyederhanakan dan mengontrol kompleksitasnya., jadi tak heran bila proxy ini bisa disebut sebagai media pembantu dalam usaha internet gratis.

Pengertian ROUTER

Pengertian Router adalah salah satu perangkat keras jaringan komputer yang digunakan untuk membagi protocol kepada anggota jaringan yang lainnya. Router dengan skala besar menawarkan berbagai tingkat fungsionalitas tergantung pada tujuan bagaimana fungsi router dibuat. Menggunakan router yang tepat sangat penting dalam jaringan komputer, sehingga Anda harus memahami berbagai jenis router dan fungsi router yang mereka berikan. Fungsi router pada umumnya adalah sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Namun router berbeda dengan Switch, karena Switch hanya digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer dan membentuk LAN (local area network). Sedangkan router digunakan untuk menghubungkan antar satu LAN dengan LAN yang lainnya.

Pengertian BRIDGE

Bridge adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Bridge jaringan beroperasi di dalam lapisan data-link pada model OSI. Bridge juga dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, seperti halnya antara media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan kabel serat optik atau dua buah arsitektur jaringan yang berbeda.

Pengertian ACCESS POINT




Pengertian MODEM

Pengertian Modem merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mendapatkan akses internet secara langsung di komputer tentunya dengan data internet dari penyedia layanan internet seperti 3G-Net, CBN, Telkomselnet Instant, Indosat M2 dan lain sebagainya. Untuk memahami Pengertian Modem apabila diartikankan secara ilmiah pada umumnya, modem adalah singkatan dari dari dua kata yakni modulator dan demodulator, apa itu modulator dan demodulator? Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa dan siap untuk dikirimkan ke penerima melalui media kabel tertentu atau suatu rangkaian yang berguna untuk melakukan proses modulasi. Dalam modulasi ini, sinyal pesan biasa disebut dengan sinyal pemodulasi. Data dari komputer yang berupa bagian yang memiliki fungsi untuk mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog. Sedangkan demodulator merupakan bagian yang memisahkan sinyal informasi yang berisi pesan dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik atau sebuah proses untuk mendapatkan kembali data dari sinyal yang diterima dari pengirim (fungsi kebalikan dari modulator). Dalam demodulasi ini, sinyal pesan dipisahkan dari sinyal pembawa frekuensi tinggi. Data dari komputer yang berbentuk sinyal analog diubah kembali menjadi sinyal digital. Dan untuk Pengertian Modem adalah penggabungan dari kedua sistem tersebut. Jadi dapat disimpulkan bahwa modem adalah alat komunikasi dua arah, yang dimana setiap komunikasi mempunyai jarak jauh dua arah dan biasanya menggunakan alat yang biasa disebut sebagai modem ini yang digunakan untuk berkomunikasi pada komputer. Selain Pengertian Modem, terdapat jenis-jenis modem yang ada pada saat ini. Jenis modem dapat dibedakan berdasarkan pemasangannya dan jaringannya. Jenis modem berdasarkan pemasangannya dibedakan menjadi dua yakni modem internal dan modem eksternal sedangkan berdasarkan jaringannya jenis modem dibedakan menjadi dua yakni modem dengan media kabel dan modem dengan media tanpa kabel.

Pengertian CODEC

Codec adalah singkatan dari Code-Decoder (sebagian menyebutnya Compressor-Decompressor) dan digunakan untuk menjelaskan segala sesuatu yang mengubah data kedalam bentuk lain untuk disimpan atau transimisi, dan mengubahnya kembali agar dapat digunakan.
Dalam siaran tradisional, adalah peralatan dalam bentuk fisik yang mengubah video analog dan data audio kedalam bentuk digital untuk disiarkan. Ini juga mempunyai kemampuan untuk mengubah informasi digital yang diterima kembali dalam bentuk analog.
Dalam komputer, codec adalah cara mengkompres video, gambar dan audio kedalam ukuran yang mudah diatur. Kebanyakan codec menggunakan metode kompresi “lossy (hilang)”, namun ada beberapa yang “lossless-tidak hilang”. Codec yang lossless seperti MSU atau Huffyuv, menghasilkan kembali video yang asli tanpa ada data yang hilang ketika dikodifikasi kembali.  Kebanyakan codec lossy menghilangkan beberapa informasi yang tidak perlu tapi dapat menghemat space.

Codec lossy dapat berupa transformatif, prediktif, atau gabungan dari keduanya. Codec transformatif memotong gambar atau suara asli dan menggabungkannya  dalam space yang lebih efesien, kemudian baru dikodifikasi.  Codec yang prediktif membandingkan sekumpulan data yang dekat satu sama lainnya, dan menghapus informasi yang berlebihan  untuk menghemat ukuaran file. Ada banyak bentuk codec, setiap codec berupaya untuk menjaga kseseimbangan antara data yang hilang dengan ukuran data.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar